Kapanlagi.com – Gugatan sebesar Rp 15 miliar karena tudingan pelanggaran hak cipta dianggap oleh pedangdut Tita Rizky sebagai gugatan yang salah alamat. Menurut Tita, apa yang dilakukannya selama ini hanyalah sebagai pekerja seni biasa yang bersikap secara profesional.
“Saya sebatas pekerja seni yang tinggal disuruh nyanyi lalu dibayar, beres. Soal lagu urusan pencipta dan produser, bukan saya. Makanya, saya tak khawatir dengan ancaman gugatan Rp15 miliar itu,” kata Tita, saat dihubungi KapanLagi.com tadi malam. 
Pemilik album SEGALANYA BAGIKU dan GOYANG ASOY ini malah mengaku heran mengapa keberadaan lagu Manukku baru diributkan sekarang. Padahal, albumnya sendiri sudah beredar sejak April 2008.
“Ini ada apa? Kenapa baru sekarang diributkan? Apalagi, Pak Heri sudah membeli tuntas lagu itu di depan saya. Apapun, kejadian ini jadi pelajaran agar ke depan saya lebih berhati-hati menggarap album. Saya harus memastikan segala sesuatunya sudah beres agar di kemudian hari tidak timbul masalah seperti ini,” lanjut pedangdut yang pernah berseteru dengan Iyeth Bustami dan Inul Daratista ini.
Keterangan senada dilontarkan Heri Kuncoro. Dirinya mengaku sudah membeli lagu Manukku dari Tawi seharga Rp8 juta pada awal 2008, termasuk untuk lagu Goyang Ngocok. Pembelian itu disaksikan Tita.
“Kalau nggak beli, mana mungkin saya punya master lagunya? Tapi, memang tanpa bukti tertulis. Saya kenal Tawi sehingga tak menyangka dia bakal melakukan hal ini. Sementara lagu Goyang Dada itu ide saya dan digarap bersama Tawi selama tiga hari di studio Perdana, Surabaya. Jadi, saya berhak cantumkan nama sebagai penciptanya,” bebernya.
Terkait itu, Heri mengaku siap jika kisruh lagu Manukku bakal bermuara di ranah hukum.
“Silakan saja. Saya juga siap melakukan hal yang sama. Soalnya, tidak pernah terlintas di benak saya untuk melakukan pelanggaran hak cipta. Lagi pula gugatan sebesar itu mau dibayar pakai apa? Pakai daun? Jangan ada pihak lain yang ikut campur memanfaatkan kesempatan ini untuk mengobok-obok saya. Ini urusan saya dengan Tawi saja,” tegasnya.
Lewat kejadian ini pula, Heri mendapat pelajaran yang sangat berharga. “Ke depan, jika ingin memproduksi lagu lagi maka segala sesuatunya harus ada hitam di atas putih. Jangan nanti malah dimanfaatkan di belakang hari,” tandasnya.
dikutip dari http://www.kapanlagi.com/h/tita-rizky-tak-khawatir-dituduh-membajak.html